Arti Kehadiran

09:47:00

Ada seorang pria bernama Jhon Bingga, namun ia sering dipanggil Jhon oleh kerabatnya. Dia orang yang tampan, baik hati dan tidak sombong. Karena ketampananya banyak wanita yang tergila-gila padanya. Semasa kuliah ia dikenal sebagai pribadi yang rajin dan cerdas. Sayangnya, Jhon adalah orang yang agak pemalu sehingga kadang membuatnya tidak percaya diri.

Ada juga seorang wanita cantik bernama Elisabet di kota itu. Wanita ini sering dipanggil Elis oleh kerabatnya. Elis dikenal sebagai seorang wanita yang baik hati, sabar dan juga tidak sombong. Ia selalu aktif dalam organisasi kemanusiaan dan berjiwa sosialis. Dia juga seorang pecinta bunga. Banyak koleksi bunga di rumahnya. Mulai dari halaman depan sampai halaman belakang. Tidak hanya itu, dalam rumahnya pun banyak bunga yang dipotkan.

Elisabet adalah teman kuliahnya Jhon Bingga. Mereka sudah saling kenal sejak masa-masa kuliah. Kuliah di kampus yang sama dan di jurusan yang sama. Namun sekarang mereka telah bekerja sejak 3 tahun lalu setelah lulus. Elisabet bekerja di salah satu bank swasta sedangkan Jhon bekerja di perusahaan makanan kaleng sebagai CEO (chief executive officer).

Semasa kuliah Elis menjadi wanita idaman para lelaki, salah satu diantara mereka adalah Jhon Bingga. Elis selalu menjadi incaran para pria-pria dikampusnya. Namun, Elis selalu pintar untuk menempatkan dirinya. Baginya, persahabatan yang utama. Susah baginya untuk mencari teman daripada musuh. 

Suatu saat, karena malu mengatakan rasa cintanya kepada Elis maka setiap pagi Jhon selalu mengirimkan setangkai mawar merah kepada Elis melalui seorang penjual bunga. Kebetulan saat itu keduanya masih single.  
Atas anjuran Jhon, setiap pagi penjual bunga selalu mengantarkan dan menaruh setangkai mawar merah di depan pintu rumah Elis. Setiap bunga yang diantarkan kepadanya selalu tidak dicantumkan nama Jhon Bingga. Yang ada hanyalah alamat penjual bunga itu. Sengaja Jhon melakukannya agar Elis penasaran.

Sudah seminggu Elis selalu mendapatkan bunga mawar merah. Tidak tahu dari mana bunga-bunga ini berasal. Setiap pagi bunga selalu diletakkan di depan pintu rumahnya. Hal ini, membuat ia penasaran dan mulai bertanya-tanya dalam hatinya, sebenarnya siapa orang yang selalu memberikan mawar merah kepadanya.

Dengan rasa penasaran yang tinggi, ia menemui sang penjual bunga.

Hey, apakah Anda yang selalu mengantarkan bunga mawar merah kepadaku ?” 

Iya nona, saya hanya mengantarkan bunga itu kepada nona.” 

Lalu, siapa sebenarnya yang selalu memberikan bunga mawar merah untukku ?” tanyanya penuh rasa ingin tau.

Tuan Jhon yang menyuruhku untuk memberikan bunga mawar kepada nona. Dia tinggal disana,” sambil menunjuk jari telunjuknya ke arah tempat tinggal Jhon.

Ooww, rupanya dia yang selalu memberiku bunga mawar kepadaku setiap pagi, gumamnya dalam hati.

Ya, saya mengenalnya. Dia teman lamaku sewaktu kuliah. Saya akan menemuinya dan menanyakan ini kepadanya,” katanya kepada penjual bunga.

Ia lansung menemui Jhon. Kebetulan saat itu Jhon lagi mencuci mobil kesayangannya di depan rumahnya. Karena melihat Elis datang membawa bunga mawar di tangan kanannya maka ia terlihat agak bingung dan sedikit grogi. Ia berusah lebih dulu menyambutnya agar dapat menguasainya.
 
Hey Elis, selamat pagi ? baru pertama kali aku melihat kamu lewat sini,” sambut Jhon. 

Iya Jhon, terpaksa saya lewat sini hanya untuk menanyakan sesuatu padamu.
Wah, kali ini membuat hatinya tambah gemetar. 

Apakah kamu yang selalu memberikan bunga mawar kepadaku ?” 

Dengan kepala tertunduk Ia menjawab, “Ya benar, aku yang selalu memberikan bunga mawar merah kepadamu setiap pagi. Saya yang selalu menyuruh si penjual bunga untuk mengantarkannya kepadamu.

Mengapa kamu selalu memberikan bunga mawar merah kepadaku ?”

Karena aku suka padamu !” jawab Jhon spontan.

Lanjut Jhon dengan serius, “supaya kamu tahu Elis, aku menyukai kamu tidak sejak aku mengirimkan bunga mawar merah untukmu tetapi sejak kita masih kuliah. Aku selalu berusaha untuk mendekatimu namun perasaan maluku membuat aku tak bisa mendekatimu. Aku tidak percaya diri ketika ingin berbicara denganmu bahkan untuk bertemu sekalipun. Aku selalu saja malu dan takut. Namun dibalik semua itu, aku sangat menyukaimu bahkan mengagumimu !"

Jika memang kau menyukaiku, apakah tidak ada cara lain ? Kenapa harus membuat aku penasan dengan bunga-bungamu ?” tanggap elis kepada jhon.

Menurutku, itu cara terbaik bagiku untuk bisa memilikimu. Sengaja aku tidak menuliskan namaku di setiap bunga mawar yang aku kirimkan kepadamu agar rasa penasaranmu yang akan memberitahukan padamu bahwa aku yang memberikan bunga-bunga itu. Inilah perasaan sukaku kepadamu. Maukah kamu menjadi kekasihku ?” dengan harap yang keras menghangatkan keberaniannya melontarkan kata-kata yang tak pernah bisa ia ungkapkan.

Sejak masa kuliah, Elis sempat menyukainya karena ketampanan dan kepintarannya. Tapi ia menganggap itu biasa-biasa saja. Baginya, menyukai adalah sesuatu yang normal bagi manusia. Namun kali ini berbeda, Jhon melumpuhkan kenormalan itu sehingga Elis jatuh hati.

Sambut Elis, “Dari sekian banyak pria, baru pertama kali aku temukan seorang pria yang dapat membuat aku jatuh hati karena penasaranku atas semua bunga-bungamu. Rasa penasaranku telah membuat hatiku luluh. Sekarang, caramu telah membuat aku benar-benar suka padamu. Hadirlah dalam hidupku, temani aku dalam setiap hidupku.”

Mulai saat itu, hingga mereka hidup dalam satu keluarga, Elis selalu mendapatkan setangkai mawar merah setiap hari. Setiap pagi bunga selalu diletakkan di depan pintu rumah. Saat suaminya bertugas di luar daerah bunga selalu diantarkan kepada Elis. Saat suaminya sakit bunga selalu diantarkan kepada Elis. Setiap pagi setangkai mawar merah selalu diantarkan kepada Elis oleh si penjual bunga. Elis yakin bahwa bunga-bunga yang selalu ia dapatkan pasti pemberian suaminya, Jhon. 

Sampai suatu waktu, suaminya meninggal. Elis merasa bahwa dalam kehidupannya ia tidak akan mendapatkan bunga lagi karena suaminya telah meninggal. Tetapi tidak, setangkai mawar merah tetap saja diantarkan kerumahnya. Besok pun sama. Besoknya pun demikian. Hari berikutnya juga sama saja. Hal itu membuatnya sangat penasaran dan membuat hati Elis tidak tenang.

Suatu saat, karena penasaran ia kembali menemui penjual bunga untuk menanyakan kembali dari mana sebenarnya asal bunga mawar itu. Lalu ia pergi menemuinya.

Hey, suami saya telah meninggal 1 minggu yang lalu, kenapa bunga masih saja kau kirimkan untukku ? Jangan-jangan saat itu kau salah menunjukan orang kepadaku ?” 

Maaf Nyonya, kata Tuan Jhon, bunga mawar akan stop dikirimkan jika Nyonya meninggal. Katanya, itu bukti kehadirannya dalam setiap hidup Nyonya walau tuan sudah tiada

Elis menangis setelah mendengarkan kalimat itu. Dengan tangisan dari dalam hati, Elis membalikan badannya lalu pulang ke rumahnya. Di perjalanan, ia kembali teringat kisah pertama jadian hingga bunga yang selalu hadir setiap pagi membuatnya sedih dan terus menangis. Kisah-kisah yang indah membuatnya tak bisa bertahan diri, pipinya berlinang air mata. 

Ia mengerti bahwa suaminya memberikan pelajaran berharga mengenai arti kehadiran dalam hidup. Ia bahkan merasa menyesal karena dalam hidup bersamanya Ia tidak selalu hadir dalam kehidupan suaminya. Elis mengerti bahwa kehadiran bunga memberikan arti terpenting  dalam hidupnya.
 
Foto Ilus. Bunga Mawar
Bagi Jhon, itu hanya ungkapan kebahagiaan karena telah mendaptkan seorang wanita yang disukainya. Yang berarti akan dicintainya sampai akhir hidupnya. Baginya yang utama adalah kehadiran untuk kekasihnya, Elis Walau hanya melalui setangkai bunga namun bunga dapat memberi arti penting dalam hidup bersama. Bunga merupakan lambang kehadirannya.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔