Tahukah
kamu bahwa manusia dan lingkungan saling mempengaruhi ?
Memang sangat luas ketika kita berbicara mengenai manusia dan lingkungan. Tulisan ini hanya sedikit mengulas perilaku manusia karena lingkungan.
![]() |
| www.artefak.org/didik-anak |
Manusia dan lingkungan, keduanya tak bisa dipisahkan dan saling memberi
sumbangsi. Manusia membentuk lingkungan dan lingkungan akan membentuk perilaku
manusia.
Sadar
atau tidak manusia dibentuk oleh lingkungannya. Saya berikan 1 Ilustrasi.
Pernahkah anda melihat atau mendengar seseorang yang ketika SMA bergabung
dengan teman-temannya yang malas dan bodok sehingga ia menjadi pribadi yang
malas dan bodok di kelasnya. Lalu ketika kuliah ia berkumpul dengan anak-anak
yang rajin dan pintar sehingga ia menjadi pribadi yang rajin dan pintar.
Dalam
ilustrasi di atas menggambarkan bahwa perubahan terhadap perilaku si anak agar
bisa di terima atau sesuai dengan keadaan lingkungan di sekitar itu. Hal ini
sesuai dengan teori konformitas, yaitu mengikuti perilaku kelompok tanpa adanya
paksaan dari kelompok.
Secara tidak langsung hal ini bisa
membangkitkan semangatnya, sehingga lama kelamaan ia bisa belajar bertanggung
jawab atas tugas-tugasnya dan tidak menjadi pemalas lagi sehingga nilainya pun
menjadi lebih baik.
Ini terjadi karena si anak merasa ia
yang paling berbeda diantara teman-teman yang lainnya. Kemudian, ia merasa
harus merubah perilakunya agar sama dengan perilaku kelompoknya. Karena pada
dasarnya manusia akan melakukan berbagai cara agar ia merasa nyaman dalam
lingkungannya.
Lingkungan yang baik akan menghasilkan pribadi
yang baik. Begitu sebaliknya. Ada baiknya bila kita tempatkan diri pada
lingkungan yang baik. Lingkungan yang membentuk pribadi kita. Lingkungan yang
akan membawa kita pada sesuatu yang kita inginkan.
Tempatkan
diri kita pada tempatnya. Sebagai contoh, bila ingin jadi perajin maka
tempatkan diri kita pada orang-orang yang rajin. Bila ingin jadi pintar,
tempatkan diri kita pada orang-orang yang pintar. Bila ingin jadi guru, tempatkan
diri kita pada kelompok atau perkumpulan guru. Bila ingin jadi dokter maka
sering-seringlah tempatkan diri pada perkumpulan atau komunitas dokter.
Ingin jadi apapun kita, penting untuk tempatkan diri pada tempatnya.
Pribadi
yang menang adalah pribadi yang tepat menempatkan diri pada tempatnya dan ikuti
apa yang dilakukan oleh kelompok itu. _Natto Tebai

0 Komentar
Penulisan markup di komentar